Kamis, 01 Maret 2018

Makhluk Pencari Makna

MAKHLUK PENCARI MAKNA

Seseorang tidak bisa menjadi PENULIS yang baik, tanpa menjadi PEMBACA yang baik
Seseorang tidak bisa menjadi PEMBICARA yang baik, tanpa menjadi PENDENGAR yang baik
Seseorang tidak bisa menjadi GURU yang baik, tanpa menjadi PEMBELAJAR yang baik

Makhluk pencari makna.. izinkan aku pinjam istilah ini dari seorang penyiar Radio yang menginspirasi di pagi hari. Walau afwan, saya tidak tahu namanya. Hehe.. semoga Allah memberikan keberkahan bagi hidupmu.

Jika benar dirimu makhluk pencari makna itu, seberapa banyak makna hidup yang telah dirimu dapatkan selama nafasmu masih berhembus tenang hingga saat ini?
Atau malah kita hanyalah “makhluk penumpang” atau “makhluk yang tidak diharapkan” oleh bumi untuk menginjakkan kaki di tubuhnya?

Bukanlah hal mudah untuk mencari setiap makna cinta dari-Nya dalam setiap detik hidup ini. Perlu jiwa yang kuat dan lapang untuk menerima segala maksud baik Allah, perlu otak cerdas yang bersinergi dengan hati untuk menerjemahkan semua peringatan lembut yang Allah tunjukkan. Sadarkah bahwa Setiap makna hidup yang ingin Allah ajarkan merupakan jawaban dari setiap do’a kita? Bukankah kita selalu mengucapkan dengan lirih “ihdinashiroothol mustaqiem”? ya.. Tunjukilah kami jalan yang lurus. Do’a yang selalu kita bacakan di setiap Sholat maupun di luar sholat. Allah selalu menjawab, Allah selalu mengabulkan permintaan kita yang satu itu. Tinggal kita membuka hati, pergunakan pikiran dan segala potensi kita untuk memahami apa yang diinginkan Allah terhadap kita.

Bagaimana kita bisa mengambil hikmah dari setiap keadaan
Bagaimana kita bisa mengambil pelajaran dari setiap kesalahan diri
Bagaimana kita bisa mengambil pelajaran dari setiap keadaan dan kesalahan orang lain

Dan.. bukan pula hal yang sulit untuk mencari makna cinta dari-Nya. Lihat! Renungkanlah, makna itu bertebaran dimana-mana. Ambilah! Karena makna kasih sayang Allah itu tak pernah habis. Tak lain untuk membuat kita menjadi sebaik-baik manusia yang diinginkan oleh Allah.

Untuk apa Allah memberikanmu kemampuan menulis?
Untuk apa Allah memberikanmu kemampuan berbicara?
Untuk apa Allah memberikanmu kecerdasan dan kecepatan berpikir?
Untuk apa Allah memberikan segala kemampuan yang ada dalam diri kita kalau bukan untuk memaknai cinta dari-Nya dan memanfaatkan segala kemampuan yang dimiliki untuk jalan kebaikan.
Bacalah dengan hati, setiap pesan cinta dari Allah dengan husnudzon

Dengarlah setiap pesan kebaikan yang Allah turunkan pada siapapun sebagai perantara kebaikan untuk perbaikan dirimu
Pelajarilah setiap pelajaran hidup yang Allah berikan lewat setiap keadaan
Maka kita akan bisa menjadi manusia seutuhnya seperti apa yang Allah inginkan.
Semoga Allah selalu memberikan kehidupan yang berkah bagi kita semua. Kehidupan yang tiada sia-sia tanpa sebuah pemaknaan baik yang sempurna.

Manusia seutuhnya?

Kali ini, izinkan aku untuk menuliskan hal-hal yang aku takutkan berharap, setelah menulis ini kenyataan tak sebesar kehawatiranku Akhir-akh...